Naudzubillah! Lumpuh dan Meninggal Akibat Korupsi Dana Masjid
| 10:56 PM |
Setelah mengalami kelumpuhan selama dua tahun, salah satu warga desa di Pandeglang, Banten akhirnya mengakui dosa-dosanya yang dilakoninya selama hidup. Dia selama ini ternyata mengorupsi uang masjid.
Sebut saja A, laki-laki yang bertugas sebagai pengurus masjid itu akhirnya meninggal dunia sesaat setelah pengakuan dosanya.
Beberapa tahun silam, A hidup berkecukupan sebagai pengusaha kayu. Namanya terpandang di kampungnya. Dari hasil berbisnis kayu, ia menumpuk kekayaan dan bisa menunaikan ibadah haji hingga dua kali.
Tetapi, roda kehidupan berputar. Usaha A menemui kegagalan. Pemasukannya merosot sangat tajam, nyaris membuatnya bangkrut.
Di saat itulah hati A lemah. Dia terbujuk rayuan Setan. Selama beberapa waktu, A mulai culas. Dia menggunakan uang masjid yang bukan menjadi haknya. Aksinya sangat rapi sampai tidak seorang pun yang tahu perbuatan nistanya.
Uang itu dipakainya untuk
Beberapa tahun silam, A hidup berkecukupan sebagai pengusaha kayu. Namanya terpandang di kampungnya. Dari hasil berbisnis kayu, ia menumpuk kekayaan dan bisa menunaikan ibadah haji hingga dua kali.
Tetapi, roda kehidupan berputar. Usaha A menemui kegagalan. Pemasukannya merosot sangat tajam, nyaris membuatnya bangkrut.
Di saat itulah hati A lemah. Dia terbujuk rayuan Setan. Selama beberapa waktu, A mulai culas. Dia menggunakan uang masjid yang bukan menjadi haknya. Aksinya sangat rapi sampai tidak seorang pun yang tahu perbuatan nistanya.
Uang itu dipakainya untuk

0 comments:
Post a Comment